Pusing ... pusing ... pusing ... bingung ... bingung ... bingung ... Besok selasa rencananya ayah akan ke Jakarta untuk menindak lanjuti hasil MT kemarin. Dan besok Insya Allah rencananya akan menjalani operasi, namun harinya belum tahu pasti. Entah hari itu juga ataukah keesokan harinya ataukah lusanya, masih belum jelas.
Yang membuat pusing dan bingung nih, masalahnya dari pihak medical sini nggak ada yang nemenin ayah ke Jakarta, dengan alasan operasi itu nggak perlu teman, cukup istri aja. Dan memang sih mama sudah di daftarin di passenger list dengan status MT juga. Kan mama bakalan berttd di sana. Dan juga ternyata keluarga Yogya nggak ada yang bisa nemenin ayah di Jakarta. Sebenarnya sih kalo ayah mau bisa saja ayah meminta kepada mereka untuk nemenin ayah dan ayah yakin mereka pasti mau kalo di minta tapi ayah nggak mau seperti itu. Sebisa mungkin ayah nggak mau merepotkan mereka kecuali kalo mereka sendiri yang menawarkan diri untuk menemani ayah. Dan mama nggak bisa ngapa - ngapain dalam hal ini. Thoh itu keluarga ayah sendiri, ayah yang lebih tahu walau maunya mama sih mbok ya minta tolong sana tapi ayah tidak mau ya sudah ... Itu memang tipikal ayah, sebisa mungkin nggak merepotkan orang lain walaupun itu sama istrinya sendiri apalagi sama orang lai.
Mama sih sebenarnya ada tidak ada keluarga dari Yogya memang berniat mo nemenin ayah di Jakarta. Tidak tega rasanya membayangkan ayah seorang diri di sana. Cuma yang mama pusingkan ini nih anak - anak. Gimana dengan mereka ??? Tidak mungkinlah mereka di tinggal sendiri dengan pembantu. Itu bukan typenya mama seperti itu. Mending mama repot di Jakarta menggandeng anak - anak wira - wiri hotel -- rumah sakit dari pada anak - anak di tinggal di Duri. Dan lagian juga pastinya anak - anak sendiri pasti tidak bakalan mau. Masalahnya co - plane saat ini penuh dan anak - anak belum pasti dapat karena status mereka. Kalo mo naik commercials bisa aja cuma ke PKU nya itu loh.... capek di jalan, kasihan anak - anak. Kalo ada yang nemenin ayah di Jakarta sih nggak masalah. Kalo dapat ya berangkat, nggak dapat pun ya di rumah saja. Thoh ada temannya walau mama juga nggak tega - an tapi kan mendingan ..
Itulah yang bikin mama sedih, bingung, pusing, dan lain - lain. Mama sih berdo'anya semoga anak - anak besok bisa berangkat banreng dengan kami. Kalo ayah sih berdo'anya minta yang terbaik buat kami semua. Dan semua itu jawabannya baru bisa di dapat besok siang paling lambat. Dan menunggu besok siang itu bkin hati mama tidak karuan. Penasaran akan apa yang harus mama lakukan dan persiapkan.
Ya Allah ... help me ..
Yang membuat pusing dan bingung nih, masalahnya dari pihak medical sini nggak ada yang nemenin ayah ke Jakarta, dengan alasan operasi itu nggak perlu teman, cukup istri aja. Dan memang sih mama sudah di daftarin di passenger list dengan status MT juga. Kan mama bakalan berttd di sana. Dan juga ternyata keluarga Yogya nggak ada yang bisa nemenin ayah di Jakarta. Sebenarnya sih kalo ayah mau bisa saja ayah meminta kepada mereka untuk nemenin ayah dan ayah yakin mereka pasti mau kalo di minta tapi ayah nggak mau seperti itu. Sebisa mungkin ayah nggak mau merepotkan mereka kecuali kalo mereka sendiri yang menawarkan diri untuk menemani ayah. Dan mama nggak bisa ngapa - ngapain dalam hal ini. Thoh itu keluarga ayah sendiri, ayah yang lebih tahu walau maunya mama sih mbok ya minta tolong sana tapi ayah tidak mau ya sudah ... Itu memang tipikal ayah, sebisa mungkin nggak merepotkan orang lain walaupun itu sama istrinya sendiri apalagi sama orang lai.
Mama sih sebenarnya ada tidak ada keluarga dari Yogya memang berniat mo nemenin ayah di Jakarta. Tidak tega rasanya membayangkan ayah seorang diri di sana. Cuma yang mama pusingkan ini nih anak - anak. Gimana dengan mereka ??? Tidak mungkinlah mereka di tinggal sendiri dengan pembantu. Itu bukan typenya mama seperti itu. Mending mama repot di Jakarta menggandeng anak - anak wira - wiri hotel -- rumah sakit dari pada anak - anak di tinggal di Duri. Dan lagian juga pastinya anak - anak sendiri pasti tidak bakalan mau. Masalahnya co - plane saat ini penuh dan anak - anak belum pasti dapat karena status mereka. Kalo mo naik commercials bisa aja cuma ke PKU nya itu loh.... capek di jalan, kasihan anak - anak. Kalo ada yang nemenin ayah di Jakarta sih nggak masalah. Kalo dapat ya berangkat, nggak dapat pun ya di rumah saja. Thoh ada temannya walau mama juga nggak tega - an tapi kan mendingan ..
Itulah yang bikin mama sedih, bingung, pusing, dan lain - lain. Mama sih berdo'anya semoga anak - anak besok bisa berangkat banreng dengan kami. Kalo ayah sih berdo'anya minta yang terbaik buat kami semua. Dan semua itu jawabannya baru bisa di dapat besok siang paling lambat. Dan menunggu besok siang itu bkin hati mama tidak karuan. Penasaran akan apa yang harus mama lakukan dan persiapkan.
Ya Allah ... help me ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar